Jangan Salah Mendidik Anak (Bag-1)

Lembaga pendidikan hanya sebuah sarana dan sekolah hanya sekadar tempat singgah anak untuk menjalani persiapan menuju jenjang pendidikan berikutnya. N...

ONE HEART Rumah Tangga Satu Hati Sa...

ONE HEART Rumah Tangga Satu Hati Satu Langkah - Ust. Zainal Abidin, Lc (Balikpapan. 19 Oktober 2014) Diselenggarakan oleh Yayasan Ibnu Umar Ba...

Pendidikan Anak, Tanggung Jawab Sia...

Kita yang sudah menjadi orang tua tentu senantiasa berharap, berdo’a dan berusaha semaksimal mungkin agar anak-anak kita kelak menjadi anak-an...

Video : Pendidikan Anak-Ku – Ust. Dr. Syafiq Reza Basalamah, MA

Pendidikan Anak-Ku (Ust. Dr. Syafiq Reza Basalamah, MA)

Sumber : Yufid TV

Video : Mendidik Generasi Robbani – Ust. Dr. Syafiq Reza Basalamah, MA

Mendidik Generasi Robbani – Ust. Dr. Syafiq Reza Basalamah, MA

Sumber : TV Kita

Video : Madrasah Karakter – Ust. Dr. Syafiq Reza Basalamah, MA

Madrasah Karakter – Ust. Dr. Syafiq Reza Basalamah, MA

Sumber : Salwa TV

Jagalah Putri Anda

Karya : asy-Syaikh Ali bin Yahya al-Haddadi[1]

Tidak ada di antara Anda sekalian kecuali kelak akan dibangkitkan oleh Rabbnya setelah kematiannya. Dia akan ditanya dan dihisab tentang apa yang telah diperbuat di dunia ini.

Termasuk yang akan ditanyakan kepada seorang hamba nanti adalah tentang keluarga dan anaknya, bagaimana dia memimpin dan mendidik mereka.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الرَّجُلُ رَاعٍ فِي أَهْلِ بَيْتِهِ وَمَسْؤُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ، وَالْمَرْأَةُ رَاعِيَةٌ فِي بَيْتِ زَوْجِهَا وَمَسْؤُولَةٌعَنْ رَعِيَّتِهَاالْحَدِيثَ.

“Seorang pria adalah pemimpin bagi keluarganya, dan dia akan ditanya tentang yang dipimpinnya. Seorang wanita adalah pemimpin bagi rumah suaminya, dan dia akan ditanya tentang yang dipimpinnya.” (HR. al-Bukhari)

Pembicaraan tentang tarbiyah (pendidikan) anak memiliki sekian banyak cabang pembahasan. Dalam kesempatan ini, saya hanya akan membahas secara khusus tentang mendidik anak perempuan. Sebab, urusan anak-anak perempuan sangatlah besar. Pengaruhnya pun sangat jelas dalam membentuk akhlak dan perilaku masyarakat.

Apabila telah dewasa, anak perempuan akan menjadi istri, ibu, pengajar, dan berbagai peran lainnya yang telah menunggu. Jika dia baik, akan baik pula sekian banyak urusan. Sebaliknya, apabila dia rusak, akan rusak juga sekian banyak hal.
Lanjut membaca

Keindahan dan Kesempurnaan Syari’at Islam dalam Pendidikan Anak

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

مُرُوا أَوْلاَدَكُمْ بِالصَّلاَةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِينَ وَاضْرِبُوهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرِ سِنِينَ وَفَرِّقُوا بَيْنَهُمْ فِى الْمَضَاجِعِ

“Perintakanlah anak-anak kalian untuk sholat ketika berumur 7 tahun, dan pukullah apabila mereka tidak mau sholat ketika berumur 10 tahun, dan pisahkan tempat-tempat tidur mereka.” [HR. Abu Daud dan At-Tirmidzi dari Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu’anhuma, Shahih Abi Daud: 509]

Beberapa Pelajaran:
Lanjut membaca

Laporan Keuangan Proyek MI Ibnu Umar –September 2015

150930 LAP KEU SEP-2015
Lanjut membaca

Pentingnya Pendidikan

Islam, agama yang sempurna, sangat memperhatikan pertumbuhan generasi. Untuk itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah memerintahkan kita agar memilih istri shalihah, penuh kasih sayang dan banyak keturunannya. Dari istri-istri yang shalihah ini, diharapkan terlahir anak-anak yang shalih-shalihah, kokoh dalam beragama. Sehingga islam menjadi kuat dan musuh merasa gentar. Demikianlah, ibu memiliki peran yan dominan dalam membangun pondasi dan mencetak generasi, karena dialah yang akan mendidik anak-anak dalam ketaatan dan ketakwaan kepada Allah subhanahu wata’ala.

Perhatian Islam lainnya yang terkait dan ikut berpengaruh dengan pendidikan anak, yaitu Rasulullah menganjurkan agar orang tua memberi nama yang baik terhadap anak-anaknya. Suatu nama akan turut memberi pengaruh pada anak. Sehingga banyak riwayat yang menjelaskan Rasulullah merubah beberapa nama yang tidak sesuai dengan Islam.

Ketegasan Islam dalam mendidik ini, juga bisa dikaji dari sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, bahwa ketika anak menginjak usia tujuh tahun, hendaklah kedua orang tua mengajarkan dan memerintahkan anak-anaknya untuk melakukan shalat. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

مُرُوا أَوْلاَدَكُمْ بِالصَّلاَةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِيْنَ وَاضْرِبُوهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرٍ وَفَرِّقُوا بَيْنَهُمْ فِي اْلمَضَاجِعِ

“Perintahkanlah anak-anakmu untuk shalat ketika berusia tujuh tahun, dan pukullah jika enggan melakukannya bila telah berusia sepuluh tahun, serta pisahkanlah tempat tidur di antara mereka.” (HR. Abu Daud, dan dishahihkan oleh Syaikh al-Albani dalam shahih Sunan Abi Dawud. No. 466).

Lanjut membaca

DONASI, Pekerjaan Bored Pile Pondasi Gedung MI Ibnu Umar Balikpapan

Bismillahirrahmanirrahim,

Sehubungan dengan pelaksanaan Pekerjaan Bored Pile (Tiang Pondasi) untuk Gedung Madrasah Ibtidaiyyah (MI) Ibnu Umar Balikpapan di Jl. LKMD RT 05 (Belakang Untri), Kel Batu Ampar, Balikpapan Utara, maka dengan ini, kami selaku panitia pembangunan membuka kesempatan untuk ta’awun dalam pembiayaan pekerjaan tersebut.
150915 bore pile r1

Gambar 1 : Kegiatan pengeboran untuk pembuatan tiang pondasi beton bertulang.

Denah bored pile

Gambar 2 : Denah Bored Pile Pondasi.

Detail bored pile

Gambar 3 : Detail Bored Pile Pondasi.

Perkiraan dana yang dibutuhkan untuk pekerjaan Bored Pile (84 titik @dia 25cm, panjang +7m) sekitar Rp. 210.000.000,-.

Bagi kaum muslimin yang ingin berpartisipasi dalam pembangunan madrasah Ibnu Umar, silakan menyalurkannya melalui :

Bank Syariah Mandiri a/n Yayasan Ibnu Umar Balikpapan,
No. Rekening : 1107091218.

Setelah mengirimkan donasi, silakan mengkonfirmasi ke 0812 5437 401 (via SMS/WA)
Laporan donasi dapat dilihat di website : ibnuumar.com.

Atas perhatian dan partisipasinya kami ucapkan Jazakumullah khoiron katsiron, semoga Allah meridhoi dan memberkahi amal perbuatan kita semua. Amiin

Yayasan Ibnu Umar Balikpapan
Panitia Pembangunan.

Laporan Keuangan Proyek MI Ibnu Umar – Agustus 2015

lap keu agus-15
Lanjut membaca

Anak Sholeh adalah Hidayah dari Allah

Penulis : Al-Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal

Kami pernah mendengar keluhan seorang bapak pada kami. Bapak ini memang masihkeluarga dekat kami, yaitu sama-sama bermarga Tuasikal.

Dia mengeluh tentang anaknya. “Mas sudah 2 bulan ini anakku tidak mau masuk sekolah,” begitulah keluhannya pada kami. Kami hanya terdiam saja. Bapak ini juga minta agar diajarkan do’a atau amalan tertentu supaya anak tercintanya ini bisa lagi kembali sekolah. “Iya, pak nanti saya cari dulu do’a atau amalannya,” jawab kami.

Kemudian kami kemarin tidak sengaja ke toko kitab. Di sana kami menemukan kitab yang sangat menarik yang ditulis oleh ulama saat ini, Syaikh Musthofa Al Adawi. Judul kitab tersebut adalah Fiqh Tarbiyatil Abna’. Di dalam kitab ini banyak penjelasan yang cukup menarik mengenai cara mendidik anak. Insya Allah pada kesempatan kali ini dan kesempatan akan datang, kami akan menyarikan pelajaran-pelajaran berharga dari kitab tersebut. Semoga ini bisa menjadi solusi dari keluhan bapak tadi.

Lanjut membaca